2026-04-22 HaiPress


JAKARTA, iDoPress - Hutan Kota Rawa Malang di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, disebut masih minim dikunjungi warga meski berfungsi sebagai ruang terbuka hijau.
Kondisi tersebut dipengaruhi akses jalan menuju lokasi yang dinilai belum memadai serta berada di kawasan yang disebut cukup terpencil.
Koordinator Pengamanan Dalam (Pamdal) Hutan Kota se-Cilincing, Heriyana mengatakan, pengunjung cenderung terbatas dan hanya berasal dari warga sekitar.
"Ya, kebetulan Hutan Kota Rawa Malang ini punya akses yang memang tidak bagus, tidak baik, sehingga kalau dibandingkan dengan hutan kota lainnya di Kecamatan Cilincing, yaitu Hutan Kota Cilincing, Hutan Kota Rorotan, apalagi Hutan Kota Sukapura, kunjungan di Hutan Kota Rawa Malang itu paling minim. Mungkin karena akses yang kurang baik. Kebanyakan pengunjung ya di sekitar Kampung Rawa Malang saja," kata Heriyana kepada iDoPress, Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, kawasan tersebut awalnya merupakan lahan bekas pembuangan sampah sebelum ditata menjadi hutan kota secara bertahap sejak 2012.
"Tahun 2012 kita bertahap bangun dan tanam, kebetulan Pak Jokowi jadi Gubernur DKI sempat nanam di hutan kota ini," ucapnya.

iDoPress/Omarali Dharmakrisna Soedirman Akses jalan menuju Hutan Kota Rawa Malang, Jakarta Utara, Rabu (22/4/2026)
Heriyana menilai, Hutan Kota Rawa Malang memiliki potensi lebih besar mengingat luas lahannya dan pohon-pohon yang rimbun membuat kondisi lebih asri.
"Kalau kita mengunjungi Hutan Kota Rawa Malang itu kita akan merasa kita tidak sedang berada di Jakarta. Terasa udara sejuknya, terasa tidak panasnya di bawah rimbunnya pohon. Jadi hal itu kan harusnya sangat bermanfaat untuk masyarakat Jakarta Utara, khususnya mungkin Cilincing," ungkapnya.
Sementara itu, petugas keamanan Hutan Kota Rawa Malang, Saddam, juga menyebut lokasi tersebut belum menjadi tujuan utama masyarakat untuk berekreasi.
"Paling ya sekitar warga-warga sini saja gitu, paling kalau Sabtu Minggu ya adalah beberapa warga kadang-kadang dari yang sekitar yang luar gitu kan dan juga mungkin ada yang pesepeda sering main ke sini gitu," ujarnya.
Ia mengatakan, hutan kota tersebut sebenarnya juga terbuka bagi warga yang hendak melakukan aktivitas di ruang terbuka.
"Iya di sini iya istilahnya terbukalah untuk umum gitu yang penting kan berizin dulu atau pemberitahuan gitu kepada kita yang ada di sini," imbuhnya.
Saddam berharap agar Pemprov DKI bisa memperbaiki akses jalan agar memaksimalkan potensi yang dimiliki Hutan Kota Rawa Malang.
"Jadi itu warga bisa lebih nyaman lagi untuk wisata ke sini gitu kan gitu. Karena sayang potensinya gitu, kondisinya itu sangat besar sebenarnya banyak potensi yang sangat besar untuk wisata," tambahnya.
Berdasarkan pemantauan iDoPress di lokasi, Rabu, akses jalan menuju lokasi penuh lubang dan bergelombang.