2026-07-16 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Presiden RI Prabowo Subianto dua kali menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir langsung untuk meresmikan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.
Permintaan maaf pertama disampaikannya di awal membuka pidato virtual lewat video, tepatnya setelah menyapa para tamu undangan.
"Saya minta maaf tadinya saya ingin hadir langsung, tapi karena ada berbagai acara yang tidak bisa saya tinggalkan di pusat, terpaksa saya hadir melalui video konferensi ini, tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada saudara-saudara sekalian," kata Prabowo dilihat dalam YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (16/7/2026).
Dia menganggap ketidakhadirannya ini adalah sebagai hutang yang akan segera melunasinya.
"Insyaallah saya akan melunasi hutang tersebut dalam waktu yang tidak lama lagi," kata Prabowo.
Permintaan maaf kedua disampaikan Prabowo di akhir pidatonya sebelum meresmikan groundbreaking Blok Masela.
Prabowo juga bercerita sudah dua kali datang ke Pulau Moa, Maluku.
"Saya minta maaf saya belum hadir fisik, tapi kalau Kepulauan Barat Daya saya sudah dua kali ke Pulau Moa. Dan saya berharap Pulau Moa sekarang sudah lumayan titik air bersih untuk rakyat Moa," ungkap Prabowo.
Setelah itu, Prabowo pun meresmikan proyek LNG Abadi Masela ini secara virtual.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, hari Kamis 16 Juli 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, saya nyatakan groundbreaking Proyek Strategis Nasional Liquefied Natural Gas Abadi Masela secara resmi dinyatakan dimulai," ujar Prabowo.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang