Rumah Suku cadang mobil Lembaga pendidikan Akal sehat hidup Manajemen hotel peralatan medis Lebih

TNI AU Siapkan Jalan Tol di Jawa Timur Sebagai Landasan Pacu Alternatif

2026-08-11 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - TNI Angkatan Udara menyiapkan salah satu jalan tol di Jawa Timur sebagai runway alternatif pesawat militer.

Wacana itu diketahui berdasarkan rapat terkait mematangkan kesiapan pemanfaatan jalan tol yang dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi pada Senin (10/8/2026).

“Wakasau Marsdya TNI Tedi Rizalihadi memimpin rapat pembahasan kesiapan pemanfaatan jalan tol di Provinsi Jawa Timur sebagai runway alternatif untuk mendukung operasi penerbangan TNI Angkatan Udara,” demikian keterangan pers dari Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau), dikutip Selasa (11/7/2026).

Rapat tersebut membahas berbagai aspek yang diperlukan untuk memastikan rencana pemanfaatan jalan tol sebagai runway alternatif dapat berjalan dengan baik.

Pembahasan juga mencakup koordinasi dan sinergi antarsatuan TNI AU serta dengan pihak-pihak terkait.

“Wakasau menekankan agar seluruh unsur yang terlibat melaksanakan persiapan secara cermat dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan dalam setiap tahapan kegiatan,” demikian keterangan TNI AU.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana tidak menjelaskan lebih lanjut lokasi tol tersebut.

“Masih ditinjau, semoga lancar. Nanti jika sudah siap akan kami infokan,” kata Nyoman kepada iDoPress, Selasa (11/8/2026).

Tol Probolinggo-Banyuwangi jadi alternatif landasan pacu jet tempur

Nyoman pun tak menampik lokasi landasan pacu alternatif itu yakni Tol Probolinggo-Banyuwangi.

“Salah satu alternatif tol tersebut (Tol Probolinggo-Banyuwangi) rencananya. Namun masih ditinjau dari tim,” pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah menyiapkan empat ruas jalan tol yang dapat difungsikan sebagai landasan darurat bagi pesawat tempur TNI Angkatan Udara (AU) dalam kondisi tertentu.

Meski demikian, seluruh ruas tersebut tetap beroperasi normal sebagai jalan tol untuk melayani mobilitas masyarakat dan distribusi logistik sehari-hari.

Keempat ruas tol tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang memiliki fungsi ganda atau dual use, yakni tidak hanya mendukung konektivitas nasional, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan pertahanan negara.

Berdasarkan informasi resmi Kementerian Pekerjaan Umum (PU), empat jalan tol yang disiapkan sebagai landasan darurat pesawat tempur yakni Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Tol Banda Aceh–Sigli, Tol Probolinggo-Banyuwangi. dan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
©hak cipta2009-2020 Jaringan Informasi Teknologi Asia    Hubungi kami SiteMap