2026-08-13 HaiPress



JAKARTA, iDoPress -Pelaksanaan lomba 17 Agustus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada Kamis (13/8/2026) disebut menjadi ajang bagi orang-orang di terminal tersebut untuksejenak melepas rutinitas dan berkumpul bersama.
Ketua Paguyuban Terminal Kampung Rambutan, Hendri, mengatakan bahwa pelaksanaan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI itu diikuti orang-orang yang bekerja di terminal.
"(Peserta lomba), ada dari pedagang, ada dari pengurus, dan ada juga dari Dishub juga," ujar Hendri saat ditemui iDoPress di Terminal Kampung Rambutan, Kamis.
Menurut Hendri, lomba tersebut bukan sekadar ajang untuk mencari pemenang, melainkan juga menjadi cara untuk kembali membangun semangat kebersamaan di lingkungan Terminal Kampung Rambutan.

iDoPress/Muhammad Wildan Alghofari Warga Paguyuban Terminal Kampung Rambutan mengikuti Lomba 17 Agustus
"Jadi kita bikin semangat lagi, kita bikin orang, saudara-saudara kita yang di terminal ini bergembira," kata Hendri.
Hendri menyebut kegiatan serupa tahun ini terasa berbeda karena menjadi salah satu upaya untuk membangun kembali kekompakan seluruh pihak di terminal.
Dia mengatakan Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, turut mendorong kegiatan yang dapat mempererat hubungan antarpekerja.
Salah satu petugas perusahaan otobus (PO), Master (51), merasakan langsung suasana kebersamaan tersebut saat mengikuti lomba tarik tambang.
Master yang sehari-hari bekerja sebagai pengurus bus rute Semarang-Solo, Jawa Tengah, itu mengatakan kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk berkumpul dan bertukar cerita dengan pekerja lainnya.
"Ya, kumpul aja, sharing," ujar Master ditemui terpisah.
Menurut dia, kegiatan tersebut membuat hubungan antarpekerja semakin dekat dan mendorong mereka untuk bersama-sama menjaga kekompakan di terminal.
Pedagang di Terminal Kampung Rambutan, Minarni (38), juga ikut meramaikan perlombaan.

iDoPress/Muhammad Wildan Alghofari Petugas Dishub di Terminal Kampung Rambutan turut meramaikan lomba 17 Agustus
Ia turut merasakan suasana berbeda ketika meninggalkan aktivitas berjualan untuk mengikuti perlombaan.
Minarni bahkan meminta keluarganya menggantikan menjaga dagangan agar dirinya dapat ikut memeriahkan lomba.
"Yang dirasain tuh senang, karena emang jadi kita punya kesan tersendiri gitu meramaikan, kekompakan juga," ujar Minarni.