2026-08-14 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Presiden Prabowo Subianto memastikan akan kembali membagikan tiga layar pintar (Smart TV) untuk seluruh sekolah di Indonesia pada akhir tahun ini.
Prabowo menyebutkan, pada tahun lalu, pemerintah jugatelah membagikan satu layar pintar ke setiap sekoalah sekolah.
"Desember 31 kita akan membagikan tambahan tiga layar setiap sekolah," kata Prabowo dalam Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
"Artinya setiap sekolah di Indonesia akan memiliki empat ruang kelas yang dilengkapi dengan layar pintar interaktif," ujar dia.
Prabowo menuturkan, dengan pembagian layar pintar itu, iaingin menghadirkan pendidikan yang layak bagi anak-anak di Indonesia.
Dengan adanya fasilitas tersebut, guru-guru lebih mudah mengakses konten di hampir semua bidang yang ada di kurikulum pendidikan sekolah di Indonesia dan di luar Indonesia.
Prabowo juga berharap para guru dapat mengulangi-ulangi pelajaran memanfaatkan layar pintar yang dibagikan.
"Kalau mereka tidak kuasai bisa dua kali, tiga kali. Mereka juga bisa dari rumah mengakses program ini," ungkap Menteri Pertahanan periode 2019-2024 tersebut.
Selain itu, pemerintah juga akan membangun studio-studio terpusat dengan guru-guru terbaik yang mengadakan siaran jarak jauh.
Siaran tersebut nantinya dapat diakses oleh ribuan sekolah di Indonesia.
"Pelajaran apapun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik," kata Prabowo.
Tahun lalu, Presiden Prabowo pernah menyatakan bahwa dirinya ingin 330.000 sekolah di seluruh Indonesia mempunyai Smart TV atau layar televisi cerdas untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Tahun ini kita harapkan 330.000 sekolah (termasuk sekolah rakyat) akan dapat. 10 November 2025, (nanti) 100.000 sekolah akan dapat, sekarang baru 10.000,” kata Prabowo usai meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, 11 September 2025 lalu.
Prabowo menjelaskan, dengan layar-layar cerdas tersebut, pemerintah dapat menerapkan pendidikan jarak jauh yang menjangkau daerah-daerah terpencil di berbagai wilayah.
“Kita bisa long distance education, tele education, untuk membantu daerah-daerah terluar terpencil. Termasuk juga daerah-daerah di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, jutaan lokasi yang guru-gurunya kurang,” ujar Prabowo.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang